Korban Bencana Gletser Nepal Tembus 680 Jiwa, Identifikasi DNA Disiapkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bencana runtuhnya gletser Himalaya di Nepal dan Tibet menyebabkan 680 orang tewas dan hampir 3.000 orang masih hilang, termasuk 2.426 di Nepal dan 546 di Kabupaten Gyirong, Tibet. Dari para pencari, setidaknya 540 orang adalah warga asing. Pemerintah Nepal menyiapkan prosedur identifikasi DNA untuk membantu keluarga korban yang jenazahnya sulit dikenali akibat pembusukan. Perdana Menteri Balendra Shah menyatakan bahwa jenazah yang belum teridentifikasi akan diperlakukan sesuai pedoman pemerintah, namun pengambilan sampel DNA wajib dilakukan sebelum pemakaman. Langkah ini dilakukan untuk memberikan kepastian identitas kepada keluarga di masa depan, sementara jenazah yang teridentifikasi sudah diserahkan kepada keluarga untuk pemakaman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 21.45
Duka Nepal dan Tibet, Korban Banjir Bandang Sentuh 633 Jiwa
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 21.46
Banjir Bandang Nepal: Ratusan Tewas, Operasi Pencarian Berlanjut
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 15.21
Nepal Peringatkan Warga Soal Banjir Susulan, Pengungsi Cari Tempat Tinggi
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 14.38
Korban Tewas Banjir Nepal-Tibet Jadi 750 Orang, Operasi SAR Terkendala
Berita terkait
Update Banjir Bandang Nepal: Lebih dari 570 Tewas dan Hampir 2.000 Orang Hilang
Media Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 08.52
Yang Sudah Diketahui soal Banjir Bandang di Nepal
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 05.00
Detik-detik Sejumlah Desa Tersapu Banjir Bandang dalam Sekejap, 157 Orang Tewas
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 07.17
Kesaksian Pilot Lihat Ngerinya Banjir Bandang Dahsyat Terjang Nepal
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 23.39