Jakarta · Sabtu, 29 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Update Banjir Bandang Nepal: Lebih dari 570 Tewas dan Hampir 2.000 Orang Hilang

Bencana banjir bandang yang menerjang perbatasan Nepal dan Tibet menyebabkan lebih dari 570 orang tewas dan 1.924 orang hilang, termasuk 517 warga asing, menurut Otoritas Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional Nepal (NDRRMA). Di wilayah Tibet, setidaknya lima orang tewas dan 550 orang hilang. Infrastruktur vital seperti jalan, jembatan, dan jaringan komunikasi rusak akibat bencana ini. Pemerintah Nepal mengerahkan sekitar 15.000 personel keamanan untuk operasi pencarian dan penyelamatan (SAR), berhasil mengevakuasi 4.000 warga dan 100 wisatawan asing, meski dihambat hujan lebat dan akses jalan yang terputus. Di sisi Tiongkok, militer sementara menghentikan operasi SAR karena khawatir danau alami akibat banjir bisa jebol. Proyeksi hujan tinggi meningkatkan risiko tanah longsor. Presiden Tiongkok Xi Jinping menyampaikan belasungkawa dan komitmen bantuan pemulihan kepada Presiden Nepal Ram Chandra Paudel. Pemerintah Indonesia juga menyampaikan bela sungkawa atas dampak bencana di Gyirong, perbatasan Nepal-Tiongkok, dan terus memantau kondisi WNI.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait