Update Banjir Bandang Nepal: Lebih dari 570 Tewas dan Hampir 2.000 Orang Hilang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bencana banjir bandang yang menerjang perbatasan Nepal dan Tibet menyebabkan lebih dari 570 orang tewas dan 1.924 orang hilang, termasuk 517 warga asing, menurut Otoritas Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional Nepal (NDRRMA). Di wilayah Tibet, setidaknya lima orang tewas dan 550 orang hilang. Infrastruktur vital seperti jalan, jembatan, dan jaringan komunikasi rusak akibat bencana ini. Pemerintah Nepal mengerahkan sekitar 15.000 personel keamanan untuk operasi pencarian dan penyelamatan (SAR), berhasil mengevakuasi 4.000 warga dan 100 wisatawan asing, meski dihambat hujan lebat dan akses jalan yang terputus. Di sisi Tiongkok, militer sementara menghentikan operasi SAR karena khawatir danau alami akibat banjir bisa jebol. Proyeksi hujan tinggi meningkatkan risiko tanah longsor. Presiden Tiongkok Xi Jinping menyampaikan belasungkawa dan komitmen bantuan pemulihan kepada Presiden Nepal Ram Chandra Paudel. Pemerintah Indonesia juga menyampaikan bela sungkawa atas dampak bencana di Gyirong, perbatasan Nepal-Tiongkok, dan terus memantau kondisi WNI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 21.46
Banjir Bandang Nepal: Ratusan Tewas, Operasi Pencarian Berlanjut
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 05.00
Yang Sudah Diketahui soal Banjir Bandang di Nepal
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 09.26
Fakta-fakta Banjir Bandang dan Longsor Nepal-Tibet
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 05.38
Setelah Nepal Diterjang Banjir Bandang
Berita terkait
Detik-detik Sejumlah Desa Tersapu Banjir Bandang dalam Sekejap, 157 Orang Tewas
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 07.17
Kesaksian Pilot Lihat Ngerinya Banjir Bandang Dahsyat Terjang Nepal
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 23.39
Korban Tewas Banjir Bandang Dahsyat di Nepal Melonjak Jadi 95 Orang
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 23.00
Banjir Bandang Dahsyat di Nepal Tewaskan 19 Orang, 384 Wisatawan Hilang
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 19.41