Korban Pencabulan Guru di Sumenep Trauma Hingga Dirundung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang guru di Pulau Kangean, Sumenep, yang pernah dicabul, mengalami perundungan berkelanjutan hingga trauma setelah kasus itu beredar. Korban, perempuan berusia sekolah SMP yang baru lulus SD, tidak mendapatkan pendampingan psikologi karena minim fasilitas di Pulau Kangean. Kuasa hukumnya, Ach Syaifur Rizal, rencana membawa korban ke Sumenep untuk pemeriksaan psikologis. Saat ini, korban takut bertemu pelaku (MR, 43) dan tidak dianjurkan kembali ke sekolah sampai kondisinya stabil. Kasus telah dilaporkan ke Polres Kangean dengan nomor LP/B/44/IX/2026/SPKT pada 24 September 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 4 Oktober 2026 pukul 09.21
Miris, Guru SD di Sumenep Cabuli Murid di Ruang Guru saat Ambil Ijazah
Berita terkait
Korban Guru Cabul di Sumenep Ternyata Ada Delapan Murid
JPNN.com · 5 Oktober 2026 pukul 15.33
Niat Ambil Ijazah, Pelajar SD di Sumenep Jadi Korban Pencabulan Guru di Ruangannya
JPNN.com · 4 Oktober 2026 pukul 21.00
Ortu Ungkap Awal ABG 16 Tahun Kenal Pelaku Pencabulan, Chat Maksa Sejak 2025
Detik.com · 16 September 2026 pukul 17.59
Guru di Jombang Diduga Perkosa Siswinya 13 Kali, Polisi Selidiki
Detik.com · 8 September 2026 pukul 00.07