Korsel dan Jepang Mulai Khawatir AS Tak Bisa Melindungi dari Ancaman China
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kelangkaan amunisi akibat perang Iran pada 28 Februar yang dilaporkan The New York Times menunjukkan jaminan keamanan AS kepada sekutunya di Asia melemah. Operasi militer AS-Israel melahap persediaan rudal berpemandu presisi dan rudal pencegat mahal, sementara ratusan rudal pencegat ditarik dari Korea Selatan dan Asia lainnya untuk melindungi pangkalan AS di Timur Tengah.
Akibatnya, Jepang dan Korea Selatan semakin curiga bahwa AS mampu melindungi mereka dari ancaman China dan Korea Utara. Rudal Tomahawk yang semula disiapkan untuk konflik Taiwan juga digunakan dalam serangan terhadap Iran, menandakan alokasi sumber daya militer AS tersebar tipis.
Pemindahan kapal, pesawat, dan unit udara dari Asia ke Timur Tengah menciptakan dampak berantai pada pemeliharaan peralatan dan moral pasukan, menurunkan kesiapan militer di kawasan Asia Pasifik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 09.55
Trump Siapkan 'Mesin Pembunuh Baru' Iran, Selat Hormuz Makin Ngeri
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 07.30
Harga Minyak Mendidih Lagi Dekati US$ 85/Barel
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 13.53
Jenderal Top AS Diam-diam Cari Cara untuk Akhiri Perang Iran
Berita terkait
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 22 September 2026 pukul 17.43
China Sangkal Pasok Citra Satelit ke Iran untuk Bombardir Pangkalan AS di Yordania
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 09.07
China Bantah Bantu Iran Gempur Pangkalan Militer AS di Yordania
Detik.com · 14 September 2026 pukul 17.04
China Bela Iran, tapi Hubungan dengan AS Lebih Penting?
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 12.40