China Bantah Bantu Iran Gempur Pangkalan Militer AS di Yordania
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

China membantah keras laporan Wall Street Journal yang menyebut Beijing memberikan citra satelit ke Iran terkait serangan rudal ke Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania pada 17 Juli 2026. Laporan itu menyebut tiga tentara AS tewas. Juru bicara Luar Negeri China, Guo Jiakun, menyatakan laporan tersebut 'tidak berdasar' dan menolak kecurigaan tanpa bukti. Presiden AS Donald Trump menanggapi dengan santai, mengakui keduanya saling mengawasi, sebelum kunjungan Xi Jinping ke Washington pada 24 September 2026. Sanksi AS telah diberlakukan pada tiga perusahaan satelit China sejak Mei 2026 karena diduga memfasilitasi operasi militer Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 15.48
China Diduga Bantu Iran Intai Pangkalan AS, Trump: Kita Juga Memata-matai Mereka
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 12.55
China Blak-Blakan Ungkap Taktik Perang Dingin Amerika
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 10.49
Iran Bilang Mudah Miliki Senjata Nuklir: Keluar dari NPT dan Revisi Doktrin Nuklir
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 09.42
Pertama Kali Dibuka, Rekaman Video Tunjukkan Kehadiran Pasukan Darat AS di Iran
Berita terkait
China Disebut Bantu Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Trump Santai
Detik.com · 14 September 2026 pukul 11.50
China Bela Iran, tapi Hubungan dengan AS Lebih Penting?
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 12.40
China Diam-Diam Kuasai Cadangan Minyak Dunia, Buat Apa?
CNBC Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 18.45
Trump Mau "Tembak" 5 Negara Ini Buat Hancurkan Iran, Ada RI?
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.40