Kortas Periksa Pegawai ATR/BPN Usut Dugaan Korupsi Lahan Rp4,8 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kortas Tipidkor Polri memeriksa sembilan orang saksi terkait dugaan korupsi lahan seluas 230.450 meter milik Kementerian ATR/BPN di Bali yang ditaksir mencapai Rp4,8 triliun. Saksi berasal dari pegawai ATR/BPN, Kantor BPN Bali, PT Marga Srikaton Dwipratama (MSD), dan PT Telehouse. Kasus ini berkaitan dengan proses tukar-menukar atau ruislag antara BPN dengan PT MSD terkait lahan di Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali. PT MSD ditetapkan sebagai pemenang lelang namun belum memenuhi kewajiban membangun Gedung BPN. Penyidik mendalami dugaan penggunaan dokumen internal BPN, pembiaran, dan penyalahgunaan kewenangan oleh pihak terkait di lingkungan BPN, termasuk proses penetapan pemenang yang tidak transparan dan tidak dilakukannya pengamanan fisik aset negara. Akibatnya, negara tidak dapat memanfaatkan aset tanah tersebut sejak 2014, sementara PT MSD justru menguasai secara fisik dan mengajukan gugatan perdata terhadap negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 17 September 2026 pukul 22.10
Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Aliran Korupsi di ATR/BPN ke Muktamar NU
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 21.30
Ruangan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Tak Digeledah, Ini Kata KPK
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 21.28
Polri Usut Kasus Ruislag Bermasalah di Ungasan Bali, Sita Aset Rp 4,8 Triliun
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 21.05
Geledah 3 Ruang Kerja Anak Buah Nusron Wahid, KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik
Berita terkait
Kortas Tipidkor Usut Dugaan Korupsi Tanah Milik ATR/BPN di Bali
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 14.35
KPK Dalami Setoran Rp10 Miliar ke Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.42
Dari OTT ke Penggeledahan Ruang Dirjen, KPK Telusuri Jejak Suap ATR/BPN
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.30
Waketum Golkar Tanggapi Dugaan KPK soal Orang Kepercayaan Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.23