Kortas Tipidkor Usut Dugaan Korupsi Tanah Milik ATR/BPN di Bali
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kortas Tipidkor mengusut dugaan korupsi penguasaan tanah negara milik ATR/BPN di Bali seluas 230.450 meter permukaan. Kasus berawal dari ruislag antara BPN dan PT Marga Srikaton Dwipratama (MSD) di Desa Ungasan, Kuta Selatan. PT MSD ditetapkan pemenang lelang namun tidak pernah membangun Gedung BPN Bali sebagai kewajiban. Penyidik menemukan pemagaran, pemasangan papan, dan pembangunan pos jaga di atas tanah tersebut sejak 2014. Nilai kerugian negara diperkirakan Rp 2,2 triliun (hingga 2024), dengan nilai maksimal Rp 4,8 triliun jika dihitung dengan premium lokasi wisata. Penyidikan masih berjalan, termasuk dalih dugaan penyalahgunaan kewenangan di lingkungan BPN.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 17 September 2026 pukul 16.16
Kortastipidkor Polri Sita Lahan Senilai Rp 4,8 Triliun di Ungasan, Bali
JawaPos · 17 September 2026 pukul 19.46
KPK Geledah 3 Ruang Dirjen Kementerian ATR/BPN, Amankan Bukti Dugaan Korupsi
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.18
Bahlil: Kasus Korupsi Fahd Arafiq adalah Musibah bagi Golkar
Detik.com · 17 September 2026 pukul 18.47
Ada 3 Ruang Dirjen ATR/BPN yang Digeledah KPK Hari Ini Terkait Suap HGB
Berita terkait
Total 3 Ruang Dirjen ATR/BPN Digeledah, KPK Sita Barbuk Elektronik
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.39
KPK Sita Barbuk 3 Koper Usai 6 Jam Geledah Ruangan Dirjen Lampri ATR
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.06
Kantor Kementerian ATR/BPN di Jaksel Digeledah KPK, Begini Suasananya
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 16.46
Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Aliran Dana Hasil Korupsi ke Muktamar NU
Detik.com · 17 September 2026 pukul 16.19