KPAI Ungkap Alasan Bullying Masih Terjadi di Sekolah Internasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisioner KPAI Subklaster Perlindungan Anak di Ranah Digital, Kawiyan, menyatakan bullying di sekolah internasional masih terjadi karena budaya lingkungan yang menganggap kekerasan sebagai hal biasa. Faktor utama meliputi lingkungan yang menyerupai perilaku kekerasan, ketimpangan kekuasaan (fisik, sosial, teknologi), serta mekanisme pencegahan yang belum efektif. Bullying juga dapat terjadi melalui ruang digital dengan dampak lebih lama karena dapat berlangsung 24 jam dan menyebar cepat. Kawiyan menekankan pentingnya sistem pencegahan, deteksi dini, pelaporan, perlindungan korban, dan penanganan yang kuat, bukan hanya kampanye anti-bullying.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 27 September 2026 pukul 05.33
KPAI Minta Penyekap dan Pemerkosa ABG di Jaktim Dihukum Berat
Berita terkait
Kemenag Perkuat Perlindungan Anak, Kurikulum Berbasis Cinta Jadi Instrumen Tekan Bullying
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 17.14
KPAI Minta Buka Manifes Penumpang Kapal Virgo terkait Data Anak
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 12.25
KPAI: Jangan Sampai MBG Terjebak Dalam Krisis Keselamatan Anak dan Penegakan Hukum
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.09
KPAI Minta Pemerintah Evaluasi Total Program MBG Usai Keracunan Berulang
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 08.30