Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

KPI: Sensus Ekonomi 2026 Perlu Kolaborasi dengan Media Penyiaran

Komisioner KPI Pusat Tulus Santoso menilai penolakan masyarakat terhadap Sensus Ekonomi 2026 terjadi karena komunikasi publik yang kurang optimal. Minimnya sosialisasi membuat kekhawatiran masyarakat berlebihan, dan diperparah hoaks di media sosial. Menurut Tulus, keberhasilan sensus tidak hanya bergantung pada petugas lapangan, tetapi juga pada komunikasi publik. Lembaga penyiaran (TV dan radio) dapat membantu menyosialisasikan informasi pentingnya sensus. Ia mencontohkan keberhasilan sosialisasi masif pada Pemilu lalu.

Tulus menekankan pentingnya edukasi agar masyarakat mengenali petugas resmi, memahami tujuan sensus, dan yakin data dijamin kerahasiaannya. Ia mengusulkan BPS melibatkan lembaga penyiaran karena jumlahnya ribuan, jangkauannya hingga daerah, dan masih menjadi sumber informasi terpercaya. Model sosialisasi efektif berupa iklan layanan masyarakat, talkshow, atau disisipkan dalam program hiburan. Jika pesan disampaikan secara gencar dan kreatif, masyarakat lebih mudah menerima petugas.

Tulus menegaskan data berkualitas hanya lahir dari informasi berkualitas. Partisipasi masyarakat dimulai dari pemahaman, yang dibangun melalui informasi benar, berimbang, dan mudah dipahami. Media penyiaran memegang peran penting dalam membangun kepercayaan masyarakat. Kolaborasi antara media penyiaran dan penyelenggara sensus sangat penting.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait