KPI Usul BPS Libatkan Media Penyiaran untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisioner KPI Pusat Tulus Santoso mengusulkan agar Badan Pusat Statistik (BPS) melibatkan lembaga penyiaran, seperti TV dan radio, untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Usulan ini muncul karena banyaknya penolakan masyarakat terhadap sensus yang dinilai akibat komunikasi publik yang kurang maksimal. Minimnya sosialisasi membuat kekhawatiran masyarakat meningkat, dan kondisi itu diperparah oleh beredarnya berita hoaks di media sosial.
Tulus menegaskan bahwa keberhasilan sensus tidak hanya bergantung pada petugas lapangan, tetapi juga pada komunikasi publik yang efektif. Menurutnya, semakin baik lembaga penyiaran memberikan edukasi, semakin tinggi tingkat partisipasi masyarakat. Ia mencontohkan keberhasilan penyelenggara pemilu sebelumnya yang melakukan sosialisasi masif melalui lembaga penyiaran. Pernyataan ini disampaikan di Jakarta pada Senin (3/8/2026) sebagai tanggapan atas hoaks yang beredar mengenai sensus ekonomi 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 14.12
KPI: Sensus Ekonomi 2026 Perlu Kolaborasi dengan Media Penyiaran
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 20.37
Pengelola Bandara Bali Buka Suara terkait Isu Bom, Warning Penyebar Hoaks
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 12.18
Sensus Ekonomi 2026 Perlu Kolaborasi dengan Media Penyiaran
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 11.02
KPI Saran SE 2026 Gandeng Lembaga Penyiaran Perluas Jangkauan
Berita terkait
Gubernur DKI Ikuti Sensus Ekonomi, Dorong Warga Terbuka pada Petugas
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 12.05
BPS Bikin Tim Kaji Ulang Penentuan Desil, Target Kelar Tahun Ini
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 18.10
BPS Targetkan Pendataan Sensus Ekonomi Jakarta Rampung 15 September
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 18.03
Pramono Imbau Warga Terbuka soal Sensus Ekonomi: Jawab Apa Adanya
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 17.55