KPK OTT Bupati Pemalang, NasDem Heran Kepala Daerah Tak Mawas Diri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK berhasil melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. Dalam operasi ini, KPK mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 2 miliar dan menahan 21 orang, termasuk 12 yang sudah dibawa ke Jakarta. Sisanya masih diperiksa di Pemalang, dan KPK memiliki waktu 24 jam untuk menetapkan status hukum mereka.
Ujang Bey, Kapoksi Fraksi NasDem di Komisi II DPR, mengungkapkan keprihatinan atas penangkapan ini yang terjadi hanya hitungan hari setelah OTT sebelumnya. Ia menilai seharusnya OTT sebelumnya menjadi bahan evaluasi bagi kepala daerah lain untuk menghentikan perilaku koruptif. Ujang menyatakan tidak memahami alasan kepala daerah tidak mampu menahan diri dari korupsi.
Komisi II DPR berencana mengadakan rapat dengan Kemendagri, APKASI, dan APEKSI selama masa reses untuk membahas maraknya OTT terhadap kepala daerah. Rapat ini diharapkan menghasilkan solusi untuk mengurangi pelanggaran hukum oleh pejabat daerah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 11.43
KPK Benahi Internal usai Pegawai Diduga Peras Bupati Pemalang
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 05.23
KPK Benahi Sistem Internal usai Pegawai Diduga Peras Bupati Pemalang
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 20.20
KPK Semester I 2026: 12 OTT, Didominasi Kepala Daerah
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 20.06
Marak OTT KPK Kepala Daerah, Tito Karnavian Ungkap Arahan Prabowo
Berita terkait
KPK Usut Hubungan Bupati Pemalang dengan Wanita yang Sempat Ikut Kena OTT
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 16.18
5 Orang Dekat Terseret OTT 100 Miliar, Menteri Nusron Wahid Disebut 'Tak Masuk Akal' Jika Mengelak
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 22.21
KPK Segel 5 Ruang Kadis Terkait Kasus Bupati Boltara
Detik.com · 23 September 2026 pukul 21.49
KPK Ungkap Komunikasi Bupati Bolmut dengan Pihak Swasta Sebelum OTT
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 11.00