KPK Ungkap Komunikasi Bupati Bolmut dengan Pihak Swasta Sebelum OTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9355040/original/091970000_1790070162-IMG_20260922_161920_861.jpg)
KPK mendalami komunikasi Bupati Bolaang Mongondow Utara nonaktif, Sirajudin Lasena, dengan pihak swasta sebelum terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta pada 21 September 2026. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan uang tunai Rp130 juta dari kamar Sirajudin dan asisten pribadinya, serta total sitaan mencapai Rp200 juta.
Sirajudin ditetapkan sebagai tersangka tunggal kasus pemerasan dan penerimaan gratifikasi. Ia diduga memeras pihak swasta terkait proyek pembangunan jalan wilayah Sangkub IV senilai Rp130 juta. Selain itu, KPK menduga Sirajudin menerima gratifikasi sebesar Rp11,14 miliar selama menjabat sebagai Penjabat Bupati (2023-2024) hingga Bupati (2025-2030).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 09.41
KPK Tegaskan Tidak Pilih-pilih Kasus dalam Penindakan Korupsi
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 05.52
Penjelasan KPK Hanya Tetapkan 1 Tersangka dalam OTT Bolmut
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 16.56
PDIP Tegaskan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bukan Kader Banteng
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 16.48
KPK Tetapkan Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Tersangka Pemerasan
Berita terkait
Bupati Bolmut Ditahan KPK: Saya Minta Maaf Masyarakat Bolaang Mongondow Utara
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 16.43
Konstruksi Kasus Korupsi Bupati Bolmut Sirajudin Lasena
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 17.02
Pakai Rompi Oranye, Bupati Sirajudin Lasena Minta Doa Warga untuk Fokus Proses Hukum
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 16.45
Terjaring OTT, Bupati Bolaang Mongondow Utara Ditahan KPK
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 16.32