KPK Periksa Petinggi Brantas Abipraya, Usut Dugaan Korupsi Proyek Kantor Pemkab Lamongan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menyelidiki dugaan korupsi terkait pembangunan Gedung Kantor Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada periode 2017 hingga 2019. Sebagai bagian dari penyelidikan ini, KPK memeriksa Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Brantas Abipraya, Suradi, untuk mengungkap aliran dana dan penggunaan anggaran proyek. Penyidik juga menelusuri keterlibatan subkontraktor dalam pembangunan tersebut.
KPK mencurigai adanya kerugian negara sebesar Rp 35,7 miliar akibat penyimpangan dalam pelaksanaan proyek. Selain itu, dugaan ada ketidaksesuaian antara spesifikasi yang tercantum dalam kontrak dan hasil pembangunan yang sebenarnya. Kualitas pekerjaan dinilai tidak memenuhi standar yang telah disepakati, termasuk isu pengendalian mutu yang dianggap tidak optimal.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa penyelidikan sedang dilakukan untuk memastikan keabsahan dan kepatuhan pelaksanaan proyek terhadap kontrak yang berlaku. Upaya ini bertujuan untuk mengungkap seluruh jaringan yang terlibat dan memastikan akuntabilitas penggunaan dana publik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 01.30
Pejabat Bea Cukai Budiman Bayu Bantah soal Pemberian Uang Rp30 Juta
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 22.52
KPK Periksa Kakak Ridwan Kamil, Usut Pembelian Mobil Volvo
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 22.00
KPK: Pejabat Negara Baru Dilantik Lapor LHKPN Paling Lambat 2 Bulan
ANTARA News · 5 Oktober 2026 pukul 21.15
KPK dalami mekanisme pembayaran iklan oleh Bank BJB
Berita terkait
Kasus Korupsi Gedung Pemkab Lamongan, KPK Periksa Direktur Brantas Abipraya
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 07.32
General Affair Pakuwon Jati Diperiksa KPK Terkait Proyek Lamongan
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 18.07
Kasus Korupsi Gedung Pemkab Lamongan, KPK Panggil 7 Saksi di Malang
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 19.47
KPK Periksa Pegawai Pakuwon Jati sebagai Saksi Kasus Korupsi Gedung Pemkab Lamongan
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 21.00