KPK Tangkap Pejabat BPN Bogor, Kementerian ATR/BPN Lakukan Evaluasi Internal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor terkait dugaan suap pengurusan izin Hak Guna Bangunan (HGB). Sebanyak 17 orang diamankan, termasuk pejabat teras Kementerian ATR/BPN seperti Dirjen Lampri, Kepala Kantah Bogor Sontang Coin Manurung, dan Kepala Kantah Tangerang Tardi, serta pihak eksternal seperti Ketua DPP Partai Golkar Fahd Arafiq dan mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.
Dalam operasi tersebut, KPK menyita barang bukti uang tunai rupiah dan valas yang disimpan dalam sekitar 20 koper. Wakil Menteri ATR/BPN, Ossy Dermawan, menyatakan dukungan penuh terhadap proses hukum KPK dan memastikan pelayanan pertanahan bagi masyarakat tetap berjalan normal. Kasus ini akan menjadi bahan evaluasi internal kementerian untuk meningkatkan integritas pegawai dan mencegah pelanggaran etika dalam pelayanan pertanahan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 15 September 2026 pukul 16.01
Wamen ATR/BPN soal OTT KPK: Tidak Perlu Kita Buat Spekulasi
JawaPos · 15 September 2026 pukul 11.45
KPK Benarkan Presdir Summarecon Adrianto Pitojo Adhi Turut Terjaring OTT ATR/BPN
kumparan · 15 September 2026 pukul 08.30
Yang Sudah Diketahui soal OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN
JawaPos · 15 September 2026 pukul 08.01
Selain Fahd Arafiq, KPK juga Tangkap eks Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dalam OTT ATR/BPN
Berita terkait
Kepala Kantor Pertanahan Bogor dan Tangerang Ikut Terjaring OTT KPK
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 07.37
KPK Ungkap OTT Dirjen ATR/BPN terkait Pengurusan Hak Bangunan
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 07.21
KPK Sita 20 Koper Isi Uang Ratusan Miliar dalam OTT di ATR/BPN
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 06.32
OTT Dirjen ATR/BPN, KPK Amankan 20 Koper Isi Uang Ratusan Miliar
JawaPos · 15 September 2026 pukul 06.31