KPK Temukan Dugaan Layering dalam Penerimaan Maba Usai OTT Rektor Unsoed
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan dugaan sistem layering dalam penerimaan mahasiswa baru di Unsoed, Purwokerto. Operasi tangkap tangan (OTT) pada 20 Agustus 2024 menyelamatkan 14 orang, termasuk Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq. Temuan ini terkait dugaan pengondisian penerimaan mahasiswa, khususnya di Fakultas Kedokteran, dengan uang ratusan juta rupiah. Tujuh tersangka dibawa dari Purwokerto, dua dari Jakarta. KPK belum menetapkan tersangka resmi, akan disusun melalui konferensi pers. Dugaan korupsi dianggap berbahaya karena memengaruhi proses seleksi mahasiswa di masa awal penerimaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 13.41
Profil Rektor Unsoed Akhmad Sodiq yang Kena OTT KPK, Ini Pendidikan dan Hartanya
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 13.30
KPK Amankan Rektor Unsoed, Pihak Kampus Mengaku Belum Tahu Perkaranya
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 12.05
OTT Rektor Unsoed, Calon Mahasiswa Kedokteran Diduga Setor Ratusan Juta
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 11.46
Dari Alumni hingga Rektor Dua Periode, Jejak Karier Akhmad Sodiq yang Kini Terjaring OTT KPK
Berita terkait
Sosok Rektor Unsoed Akhmad Sodiq yang Diciduk KPK, Lulusan Jerman hingga Punya Harta Rp3,12 Miliar
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 11.30
Unsoed Buka Suara Usai Rektor Kena OTT KPK
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 11.25
Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 11.17
2 Wakil Rektor Unsoed Ikut Ditangkap dalam OTT KPK
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 10.56