KPK Bongkar Modus Baru, Rektor Unsoed Gunakan Proyek untuk Tutupi Suap
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan modus baru suap penerimaan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Unsoed. Wakil Rektor III Norman Arie Prayogo diduga meminta uang Rp650 juta melalui perantara swasta Dian Mulia Wardhana dan Adhi Wiharto. Meskipun uang sudah diterima, calon mahasiswa tetap tidak lolos seleksi. Untuk menutupi kasus, Norman melibatkan Mulyono (keponakan rektor) dalam proyek pengadaan kanopi, renovasi kantin, dan pengecatan gedung oleh CV-MYN. Enam tersangka, termasuk rektor Akhmad Sodiq, ditetapkan KPK lewat OTT pada 20 Agustus 2026 dengan penyitaan uang Rp665 juta dan saldo Rp99 juta.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 12.05
OTT Rektor Unsoed, Calon Mahasiswa Kedokteran Diduga Setor Ratusan Juta
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 23.58
KPK Tampilkan Penyitaan Uang Ratusan Juta di OTT Rektor Unsoed, Disimpan di Kantong Plastik
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 16.53
Terjaring OTT, Rektor Unsoed Tak Hadiri Acara KPK
JawaPos · 22 Agustus 2026 pukul 06.31
KPK Pamerkan Uang Rp 764 Juta dari OTT yang Tersangkakan Rektor Unsoed
Berita terkait
Rektor Unsoed dan Wakilnya Jadi Tersangka KPK Gara-gara Jual Beli Kursi Mahasiswa Baru
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 06.01
3 Klaster Kasus Rektor Unsoed: Ada yang Bayar Rp 650 Juta Masuk FK, tapi Ketolak
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 01.51
OTT Unsoed, KPK tetapkan rektor dan lima orang sebagai tersangka
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 23.42
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dan Warek Jadi Tersangka Usai OTT KPK
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 23.19