Konstruksi Kasus Korupsi Bupati Bolmut Sirajudin Lasena
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9355042/original/003604600_1790070163-IMG_20260922_155831_6.jpg)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap konstruksi kasus dugaan pemerasan terkait proyek pengadaan barang dan jasa (PBJ) di Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara. Bupati Bolmut Sirajudin Lasena (SJL) diduga mematok fee proyek sebesar 10 persen dari total proyek, sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mendapat alokasi 4 persen, dan Kelompok Kerja (Pokja) PBJ mendapatkan 1 persen. KPK juga menemukan dugaan ploting calon pelaksana proyek sebelum proses pengadaan resmi dimulai, dengan nama-nama vendor dituliskan di atas kertas HVS dan disetujui oleh SJL.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 16.56
PDIP Tegaskan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bukan Kader Banteng
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 19.37
KPK Ungkap Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Bupati Bolmut Rp11 Miliar
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 16.48
KPK Tetapkan Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Tersangka Pemerasan
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 16.45
Pakai Rompi Oranye, Bupati Sirajudin Lasena Minta Doa Warga untuk Fokus Proses Hukum
Berita terkait
Bupati Bolmut Ditahan KPK: Saya Minta Maaf Masyarakat Bolaang Mongondow Utara
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 16.43
Alasan KPK Baru Tetapkan 1 Tersangka dalam Korupsi Bupati Bolmut
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 19.12
Separuh Jalan di Bolmut Rusak Parah saat Bupati Sirajudin Memperkaya Diri
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 18.02
Bupati Bolmut Diduga Patok Fee 10% dari Pengadaan Barang dan Jasa
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 16.52