KPK Ungkap Penerimaan Maba Jalur Mandiri Bisa Jadi Ladang Korupsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa proses penerimaan mahasiswa baru lewat jalur mandiri di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) berpotensi menjadi ladang korupsi. Hal ini disebabkan karena universitas sebagai Badan Layanan Umum (BLU) dapat secara mandiri mengelola keuangan dan asetnya. Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menyatakan ada indikasi peluang korupsi dan pihaknya akan berkoordinasi dengan Kedeputian Pencegahan untuk menutup celah tersebut. Rektor Universitas Paramadina Didik J Rachbini juga menyatakan jalur mandiri rawan diselewengkan sehingga akan dihentikan dan ditransformasikan dengan tata kelola yang baik. Kasus ini menyeret Rektor Unsoed Akhmad Sodiq, wakil rektor, dan tiga pihak swasta sebagai tersangka dalam dugaan pemerasan terkait penerimaan mahasiswa baru.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 06.35
Mukhlis Ramlan Desak KPK Investigasi Penerimaan Mahasiswa di Semua Kampus
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 19.30
Mengintip Harta Kekayaan Rektor dan Wakil Rektor Unsoed yang Terjerat OTT KPK
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 13.24
KPK Ungkap Seleksi Jalur Mandiri Masuk Kuliah Jadi Peluang Ladang Korupsi
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 12.33
Terungkap Cara Rektor Unsoed 'Cuci' Uang Rp680 Juta Hasil Jualan Kursi Maba, Hampir Tak Ketahuan
Berita terkait
Rektor Paramadina: Jalur Mandiri Penerimaan Maba Rawan Diselewengkan
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.35
Mahar Rp 1,1 Miliar Deal, Rektor Unsoed Beri Akses Loloskan Calon Maba
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 10.54
KPK Ungkap Jual Beli Kursi Maba Unsoed, Rp 650 Juta untuk Fakultas Kedokteran
JawaPos · 22 Agustus 2026 pukul 09.47
Saat Korupsi Masuk Kampus, KPK Bongkar Pemerasan Kursi Maba di Unsoed
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 08.00