Mukhlis Ramlan Desak KPK Investigasi Penerimaan Mahasiswa di Semua Kampus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat hukum dan kebijakan publik Mukhlis Ramlan mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menginvestigasi dugaan praktik suap penerimaan mahasiswa baru di seluruh perguruan tinggi, bukan hanya di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Hal ini disampaikan setelah KPK melakukan Operasi Tangkap Tangki (OTT) yang mengamankan Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dan sejumlah pejabat kampus terkait dugaan korupsi dalam sistem penerimaan mahasiswa, khususnya pada program studi kedokteran yang berbiaya tinggi. Mukhlis menilai kasus ini menunjukkan adanya celah korupsi yang masih perlu ditertibkan, terutama pada jalur penerimaan mandiri yang kurang transparan. Menurutnya, praktik transaksional dalam penerimaan mahasiswa tidak boleh lagi dianggap sebagai persoalan internal satu kampus, melainkan berpotensi menjadi masalah sistemik yang membutuhkan pengawasan yang lebih ketat dari pihak berwenang. Mukhlis meminta KPK bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) serta lembaga terkait lainnya melakukan audit dan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme penerimaan mahasiswa, khususnya terkait penentuan kuota, proses seleksi, dan penggunaan dana. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam seluruh tahapan penerimaan untuk mencegah kembali terjadinya praktik korupsi yang merugikan masyarakat luas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 08.00
Saat Korupsi Masuk Kampus, KPK Bongkar Pemerasan Kursi Maba di Unsoed
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 07.10
KPK Bongkar Modus Rektor Unsoed Peras Ortu Mahasiswa
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 07.00
Rektor Unsoed Beli 3 Bidang Tanah Usai Terima Gratifikasi
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 06.31
Miris! KPK Ungkap Ortu Bayar Rp650 Juta untuk Masuk Kedokteran Unsoed, Anak Tetap Gagal
Berita terkait
Rektor Unsoed Beli 3 Bidang Tanah dari Uang Gratifiasi Mahasiwa Baru
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 06.10
KPK Sebut Warek Unsoed Diduga Peras Orangtua Camaba Kedokteran Rp650 Juta
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 06.02
Rektor Unsoed Beri Akses ke Bawahan Loloskan Calon Mahasiswa usai Kantongi Rp1,12 Miliar
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 06.00
3 Klaster Kasus Rektor Unsoed: Ada yang Bayar Rp 650 Juta Masuk FK, tapi Ketolak
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 01.51