Harga Minyak Dunia Tembus US$ 90, Konflik AS-Iran Kembali Memanas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258069/original/058566900_1781312784-AP26162502155547.jpg)
Harga minyak dunia melonjak menembus US$ 90 per barel setelah AS menyerang dua peluncur roket Iran di Pulau Larak, memicu konflik terbuka kembali. Harga Brent naik 2,7% menjadi US$ 90,49/barel, sementara WTI naik 2,8% menjadi US$ 85,76/barel. Serangan AS merupakan yang pertama terbuka terhadap Iran sejak Juli 2026. Iran merespons dengan menyerang pangkalan AS di Yordania. Presiden Trump mengancam akan menghancurkan Pulau Kharg, terminal ekspor minyak utama Iran. Konflik memengaruhi keamanan di Selat Hormuz, jalur penting energi global, berpotensi menghambat pasokan dan meningkatkan biaya transportasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 07.49
AS Gempur Iran, Harga Minyak Langsung Melejit
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 17.14
Konflik AS-Iran Memanas, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.722 per Dolar AS
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 16.50
AS Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, Selat Hormuz Jadi Titik Panas
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 11.40
Memanas Lagi, AS Hantam 2 Peluncur Rudal Iran di Pulau Larak
Berita terkait
Harga Minyak Mendekati US$100 Lagi, Perang AS-Iran Kembali Jadi Pemicu
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 10.30
Harga Minyak Dunia Anjlok 5 Persen ke US$91 Usai Perang AS-Iran Mereda
CNN Indonesia · 27 Juli 2026 pukul 10.18
Rupiah Tertekan Konflik AS-Iran, Hari Ini Tembus 17.722 per Dolar AS
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 17.01
AS Serang Pulau Larak Iran, IRGC Siapkan Balasan
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 06.54