Harga Minyak Tembus US$106 Usai Serangan Houthi Lumpuhkan Pipa Saudi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak dunia naik ke US$106 per barel pada Selasa (15/9) setelah serangan Houthi di Yaman mengganggu operasional pipa East-West di Arab Saudi. Pipa tersebut, yang berfungsi mengalihkan 4 juta barel minyak per hari (4% pasokan global) ke pelabuhan Yanbu, tidak beroperasi penuh sejak serangan pada Jumat (11/9). Serangan terbaru pada Senin (14/9) menambah keraguan terhadap perbaikan infrastruktur. Lalu lintas kapal di Selat Hormuz menurun menjadi kurang dari 10 transit per hari, jauh di bawah rata-rata 14 transit. Konflik Timur Tengah memperburuk ketidakpastian pasokan minyak global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 08.50
Bursa Asia Mayoritas Melemah, Harga Minyak Tembus US$106 per Barel
Detik.com · 15 September 2026 pukul 08.30
Harga Minyak Mendidih, Tembus US$ 106 per Barel
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 07.40
Harga Minyak Dunia Tembus US$ 105 Usai Arab Saudi Tutup Jalur Pipa
kumparan · 14 September 2026 pukul 08.30
Sepekan Terakhir, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih dari 8 Persen
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Tembus USD100 per Barel, Bisa Lampaui USD120 dalam Waktu Dekat
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 07.54
Harga Minyak Dunia Meledak Jebol Level US$100, Tertinggi Sejak Juli
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.23
Perang Timteng Gak Kelar-Kelar, Iran Ancam Bom Situs Minyak-Gas Arab
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 12.04
Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Kembali Tembus US$97 per Barel
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 09.45