Trump: Selat Hormuz Jadi Wilayah AS adalah Gagasan Bagus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump menyatakan gagasan menjadikan Selat Hormuz sebagai bagian wilayah AS sebagai ide yang "bagus". Trump mengklaim Washington sudah mengendalikan jalur pelayaran strategis tersebut melalui blokade militer, yang disebutnya berhasil menjaga stabilitas pasokan minyak dan menekan harga dunia. Pernyataan ini memperpanjang klaim Trump pekan sebelumnya dan disampaikan di tengah eskalasi militer yang terus meningkat.
Ketegangan memanas sejak Trump membatalkan gencatan senjata dengan Iran pada 8 Juli. Militer AS melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran, yang dibalas Teheran dengan menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah. Iran juga memperkuat militernya dengan mengintegrasikan 1.000 drone tempur baru. Sementara itu, komunikasi kedua pihak dilaporkan meningkat, dengan utusan khusus Jared Kushner menyebut upaya negosiasi berjalan aktif.
Di sisi lain, Iran mencapai kesepakatan rute pelayaran dengan Oman setelah negosiasi teknis selama beberapa pekan. Presiden Turki Erdogan juga mendesak Trump memaksimalkan diplomasi. Namun Trump mengancam akan membom Oman jika menghalangi perundingan. Selat Hormuz merupakan jalur utama perdagangan minyak dunia, dan situasinya dinyatakan tidak akan kembali ke kondisi semula.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 23.09
Tak Ada Negosiasi Iran, Trump Unggah Peta Selat Hormuz 'Wilayah Baru AS'
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 10.30
Harga Minyak Mendekati US$100 Lagi, Perang AS-Iran Kembali Jadi Pemicu
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 09.55
Harga Minyak Dunia Mendaki ke US$91,87 saat Pasar Cermati Arah Perang
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 07.40
Harga Minyak Tembus US$ 91, Ketegangan Timur Tengah Memanas
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Kompak Menguat Usai Donald Trump Tolak Proposal Perdamaian
JawaPos · 28 September 2026 pukul 08.00
Krisis Bahan Bakar Global: Eksekutif Minyak AS Peringatkan Kelangkaan Akut
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 13.00
Kejomplangan Perang Ranjau antara AS-Iran di Selat Hormuz
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 17.42
Donald Trump Ancam Bombardir Oman Jika Coba Halangi Urusan AS dengan Iran
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 22.07