KSP Dudung Akui Program Dokter Spesialis Sempat Tersendat Ego Sektoral dan Aturan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KSP Dudung Abdurachman mengakui upaya pemerintah mempercepat pemenuhan dokter spesialis sempat terhambat oleh disharmoni regulasi dan ego sektoral. Pada 31 Agustus 2025, pemerintah mengesahkan izin operasional 25 program studi baru dokter spesialis berbasis rumah sakit (PPDS) selama ini. Hambatan tersebut telah dibahas secara intensif selama dua bulan terakhir antara KSP, Kementerian Koordinator, Kemenkes, dan Kemendikbudristek. Indonesia membutuhkan tambahan 55.712 dokter spesialis yang harus tersebar ke 481 kabupaten/kota. Program PPDS dan universitas akan berjalan bersama. Dokter pendidik klinis di Rumah Sakit Penyelenggara Pendidikan Utama (RSPPU) kini diakui sebagai dosen tidak tetap tanpa harus meninggalkan rumah sakit asal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.01
Perbanyak Dokter Spesialis, Pemerintah Sahkan 25 PPDS Baru di RSPPU
Berita terkait
Biaya PPDS Berbasis Rumah Sakit Dipatok Mulai Rp1,5 Juta per Semester
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 16.45
Pemerintah Buka 25 Prodi Dokter Spesialis, Kejar Kekurangan 55.712 Dokter
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 15.00
Bos BPOM Bercerita Soal Aman Pangan Untuk Negeri dan Pengakuan Dunia
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 11.54
Aturan BPA Diperketat, Industri Kemasan Pangan Minta Waktu hingga 2031
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 12.00