Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Lodewyk Pusung Ngaku Sempat Mengadu ke Menhan Sebelum Ditangkap

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Lodewyk Pusung mengungkapkan dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Puskat bahwa ia sempat mengirim pesan melalui WhatsApp kepada Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin pada 1 Juni 2026, dua hari sebelum penangkapannya. Dalam pesan tersebut, Lodewyk mengaku membenarkan diri terhadap tudingan fitnah, termasuk tuduhan meminta mobil BMW baru dan menjadi perantara proyek tender BGN. Ia juga menerima informasi dari seorang perempuan bernama Ibu Widhie yang mengaku membayar Rp 980 juta kepada seorang broker bernama Catur untuk mendapatkan tiga titik dapur, lalu menyampaikan sejumlah Rp 300 juta kepada dirinya.

Sjafrie Sjamsoeddin menjawab pesan Lodewyk dengan menyampaikan keputusan pimpinan BGN akan diganti, termasuk dirinya. Lodewyk menyatakan siap menerima pencopotannya, namun khawatir digantikan berdasarkan tuduhan yang menurutnya merupakan fitnah. Pada 2 Juni 2026, ia menerima telepon dari Sekretaris Kabinet yang memberi tahu pencopotannya sebagai Wakil Kepala BGN. Lodewyk mengaku berusaha menjelaskan soal tudingan yang diterimanya, namun percakapan terputus.

Sehari setelahnya, tepatnya 3 Juni 2026 dini hari, Lodewyk ditangkap oleh penyidik kejaksaan. Menurutnya, penangkapan dilakukan tanpa ditunjukkan surat perintah penangkapan terlebih dahulu. Sidang ini masih berlangsung secara daring sebagai bagian dari proses hukum yang sedang berjalan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait