Main Proyek hingga Dagang Jabatan Bikin Bupati Pemalang Kena OTT KPK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu, 29 Juli 2026. Penangkapan ini mengamankan total 21 orang, termasuk bupati, di Pemalang, Purworejo, dan Jakarta. KPK menyita uang tunai lebih dari Rp 2 miliar sebagai barang bukti. Diduga, bupati menerima suap terkait proyek di Kabupaten Pemalang dan terlibat praktik jual beli jabatan di lingkungan pemerintah daerah.
KPK menggeledah dan menyegel beberapa lokasi, seperti kantor Kepala DPUPR Pemalang dan dua rumah di Perumahan Mutiara Residence yang diduga milik kontraktor kerabat bupati. Saat ini, penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan konstruksi hukum, apakah suap atau pemerasan terkait proyek. Sebanyak 12 orang dari mereka yang diamankan akan diperiksa lebih lanjut di gedung KPK.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 17.39
KPK Ungkap Alasan OTT Lebih Banyak Jerat Bupati daripada Gubernur
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 16.21
KPK soal Marak OTT Bupati: Kami Tak Menarget dan Cari Kesalahan Orang
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 09.03
Bupati Pemalang Ditahan KPK, Pakai Rompi Oranye dan Tangan Diborgol
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 06.44
Fakta-fakta OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro
Berita terkait
Perkara Memeras dan Diperas Bikin Bupati Pemalang Jadi Tersangka
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 08.32
2 Bupati Pemalang Kena OTT KPK: Dulu Mukti Agung, Kini Anom Widiyantoro
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 10.57
KPK Tahan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 08.59
21 Orang Kena OTT KPK di Pemalang, Bupati & Istri Dibawa ke Jakarta
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 07.58