Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Manfaat Protein untuk Lansia: Mencegah Penyusutan Otot dan Menjaga Kemandirian

Artikel ini menjelaskan peran penting protein bagi lansia dalam mencegah sarcopenia, yaitu penurunan massa dan kekuatan otot akibat penuaan. Sarcopenia dapat menyebabkan kelemahan fisik, gangguan keseimbangan, dan meningkatkan risiko jatuh. Asupan protein yang cukup memberikan asam amino yang diperlukan untuk merangsang sintesis protein otot, sehingga laju penyusutan otot dapat dihambat. Selain itu, protein juga mendukung kesehatan tulang karena menyusun sekitar 50% dari volume tulang, serta meningkatkan kekebalan tubuh yang menurun seiring usia (immunosenescence).

Protein juga penting untuk proses pemulihan pasca-sakit atau operasi, karena tubuh lansia butuh waktu lebih lama untuk pulih. Antibodi dan sel sistem imun sebagian besar terdiri dari protein, sehingga asupan yang optimal membuat tubuh lebih tangguh melawan infeksi. Selain itu, protein memiliki efek termik yang tinggi dan memberikan rasa kenyang lebih lama, membantu mencegah konsumsi camilan tidak sehat yang berisiko bagi obesitas dan diabetes tipe 2.

Rekomendasi umum untuk orang dewasa sehat adalah sekitar 0,8 gram protein per kilogram berat badan, namun para ahli menyarankan lansia mengonsumsi 1,2 hingga 1,5 gram per kilogram setiap hari untuk melawan resistensi anabolik. Pemilihan sumber protein yang mudah dicerna dan ramah bagi sistem kardiovaskular juga penting. Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi disarankan untuk menentukan dosis yang tepat sesuai kondisi kesehatan dan aktivitas fisik masing-masing.

Berita terkait