Mantan Wakapolri Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Bigmo Ajak Anak di Bawah Umur Promosikan Vape
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan Wakapolri dan Anggota Komisi III DPR, Adang Daradjatun, mendesak polisi mengusut tugas dugaan pelibatan anak di bawah umur oleh Bigmo dalam promosi vape. Ia menegaskan anak tidak boleh dijadikan objek promosi produk adiktif. Jika ditemukan unsur pidana, polisi harus tegakkan hukum secara tegas. Adang ingatkan negara punya tanggung jawab lindungi anak dari eksploitasi. Ia juga sebut perkembangan teknologi dan media sosial buka ruang promosi luas, sehingga kreator konten harus pahami batasan kebebasan berekspresi, terutama libatkan anak di bawah umur. Pernyataan tertulisnya tertanggal Senin, 3 Agustus 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 15.28
Heboh Pelibatan Anak Promosi Vape, Komisi III: Jika Memuat Unsur Pidana, Harus Diproses
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 13.10
Empat Anak Diperiksa dalam Kasus Bigmo
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 12.41
Polisi Bakal Panggil Youtuber Bigmo Buntut Ajak Anak Promosi Vape
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 12.15
Polisi Minta Klarifikasi Ortu dari Anak Diajak YouTuber Bigmo Promosi Vape
Berita terkait
Konten Promosi Vape Libatkan Anak-anak, Bigmo Segera Diperiksa Polisi
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 14.14
Bigmo Dipastikan Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Promo Vape Anak Hari Ini
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 13.47
Hari Ini, Bigmo Diperiksa Polisi Terkait Kasus Promosi Vape Libatkan Anak-anak
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 09.09
Polisi Periksa YouTuber Bigmo pada 10 Agustus Buntut Ajak Anak Promosi Vape
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 15.31