Media Asing: Perang Tarif Trump Berkah ke RI, Pulau Ini Jadi "Surga"
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump disebut membawa berkah bagi Indonesia, khususnya Pulau Batam. Media asing melaporkan Batam menjelma menjadi salah satu "surga" manufaktur baru di Asia Tenggara setelah perang dagang AS-China mendorong perusahaan global memindahkan produksi dari China.
Produsen mainan asal China, Dongguan Welson Plastic Hardware Products, membuka pabrik pertamanya di luar China di Batam pada Juli 2025. Keputusan ini diambil karena tarif "Liberation Day" yang diumumkan Trump pada April 2025 membuat pelanggan mendesak diversifikasi rantai pasok. Status free trade zone di Batam memberikan pembebasan pajak atas impor bahan baku dan mesin, serta bebas bea keluar untuk produk ekspor.
Ekspor Batam melonjak lebih dari dua kali lipat menjadi sekitar US$19,6 miliar pada 2025 sejak Trump pertama menjabat pada 2017. Ekonomi Batam tumbuh 6,8% pada 2025, lebih tinggi dari pertumbuhan nasional 5,1%. Apple membangun pabrik AirTag di Batam yang memproduksi sekitar 70% pasokan dunia, sementara Oracle, Nvidia, dan lainnya berinvestasi di pusat data. Pemerintah Indonesia melalui Presiden Prabowo Subianto tengah mempercepat transformasi Batam menjadi pusat industri dan logistik internasional.
Bagikan
Berita terkait
Perang Dagang Berkah bagi Indonesia, Batam Rebut Relokasi Pabrik dari China
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 19.30
Bos Kadin Ungkap Komponen Tesla-IKEA Ternyata Made in RI!
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 21.00
Bareskrim Gerebek Kasino di Batam, Sita Rp 7,7 M dan Amankan 179 Orang
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 14.24
Bahaya Kepercayaan Buta pada Agen AI dan Ancaman Rantai Pasok Perangkat Lunak
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 12.47