Menanti Jurus Pemerintah Mengatasi Krisis Beras di Ritel Modern
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Krisis beras di ritel modern di Tanah Air kembali terjadi, terutama pada beras premium dan beras fortifikasi. Kelangkaan ini bertahan selama 4-5 bulan terakhir, diikuti penarikan 25 merek beras fortifikasi oleh otoritas pada 15 September karena diduga tidak sesuai standar. Akibatnya, rak-rak beras di hipermarket, supermarket, dan minimarket di berbagai daerah kehilangan stok beras premium, sehingga konsumen kesulitan mengakses beras alternatif seperti beras fortifikasi. Di sejumlah lokasi, hanya tersedia beras merah dan beras medium kualitas dari BULOG. Untuk mengatasi situasi ini, pemerintah mengandalkan peran BULOG yang menggelontorkan 110.000 ton beras per bulan ke ritel modern, terdiri dari 75.000 ton beras premium dan 35.000 ton beras medium. BULOG juga menyiapkan cadangan beras pemerintah (CBP) sebesar 300.000 ton untuk diproses menjadi beras premium melalui kerja sama dengan Perpadi, meskipun hingga kini kebijakan ini belum disetujui.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 22 September 2026 pukul 15.26
Beras di Ritel Modern Kosong, Mendag Bilang Begini
Detik.com · 21 September 2026 pukul 17.07
Beras di Ritel Modern Kosong Imbas Fortifikasi Disetop, Mentan Buka Suara
Detik.com · 21 September 2026 pukul 16.22
Produsen Diminta Setop Sementara Beras Fortifikasi
Berita terkait
Mentan: Beras Fortifikasi yang Terbukti Melanggar Tak Boleh Beredar
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 15.46
Mendag Pastikan Stok Beras Ritel Aman di Tengah Penarikan 25 Merek Beras Fortifikasi
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 18.28
25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik, Mendag Pastikan Stok di Ritel Aman
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 15.15
Beras Fortifikasi Abal-abal Ditarik, Mendag Pastikan Stok Ritel Aman
Detik.com · 17 September 2026 pukul 13.45