Mendagri Dorong Percepatan Integrasi E-Government untuk Penyaluran Bansos
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendorong percepatan integrasi sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) atau e-government untuk meningkatkan akurasi penyaluran bantuan sosial (bansos). Integrasi ini melibatkan data kependudukan berbasis biometrik dengan berbagai kementerian dan lembaga, bertujuan memastikan bansos diberikan kepada masyarakat yang benar-benar berhak. Tito menyampaikan hal ini dalam pengarahan kepada Pemerintah Kabupaten Biak Numfor di Papua pada Jumat, 31 Juli 2026.
Hasil uji coba pemadanan data berbasis biometrik di Kabupaten Banyuwangi menunjukkan masih besarnya kebutuhan pembaruan data, dengan beberapa data penerima bansos tidak sesuai kondisi aktual. Fokus pembaruan data adalah pada kelompok masyarakat desil 1 hingga desil 4. Kabupaten Biak Numfor menjadi salah satu daerah prioritas dalam perluasan implementasi e-government sebelum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan target penambahan 100 daerah lagi.
Tito mengajak seluruh organisasi perangkat daerah, aparat kampung, dan petugas Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) untuk mendukung pemutakhiran data. Kolaborasi ini dinilai penting agar bantuan dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 22.17
Perkuat Akurasi Penyaluran Bansos, Integrasi E-Government Dikebut
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 21.25
Perkuat Akurasi Penyaluran Bansos, Mendagri Dorong Percepatan Integrasi E-Government
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 21.14
Mendagri Genjot E-Government demi Wujudkan Bansos Tepat Sasaran
Berita terkait
Pemerintah Cek Wajah Penerima Bansos, Lacak Aset Tanah hingga Mobil
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 18.45
Data Bansos hingga Subsidi Tak Sinkron, Baleg DPR Ingin Data Bukan Arsip
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 17.45
Kemensos dan PT Pos Rancang Skema Baru Penyaluran Bansos
kumparan · 22 September 2026 pukul 16.38
Bansos di 143 Daerah Mulai Pakai Sistem Digital, Begini Skemanya
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 09.45