Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

Mengenal Gas SO2 dari Gunung Berapi, Ini Bahayanya bagi Kesehatan dan Lingkungan

Gas Sulfur Dioksida (SO2) adalah gas vulkanik yang dihasilkan dari pemanasan magma di bawah permukaan bumi. Gas ini tidak berwarna namun memiliki bau tajam seperti korek api. SO2 menjadi parameter penting yang dipantau vulkanolog untuk menilai aktivitas gunung berapi. Gas ini mudah larut dalam air dan bereaksi dengan cairan di saluran napas, menyebabkan iritasi, batuk, sesak, dan pada penderita asma dapat memicu serangan berbahaya. Paparan tinggi dapat menyebabkan luka bakar kimiawi pada kulit dan kulit yang lembap.

Paparan kronis terhadap SO2 dapat menurunkan fungsi paru-paru secara permanen dan meningkatkan kerentanan terhadap infeksi saluran napas. Di area dekat kawah, konsentrasi tinggi SO2 berbahaya dapat menyebabkan edema paru yang fatal. Gas ini juga berdampak pada lingkungan karena bereaksi dengan air untuk membentuk asam sulfat, berpotensi menyebabkan hujan asam dan kabut vulkanik (vog). Selain itu, SO2 dapat memengaruhi iklim dengan membentuk aerosol sulfat yang mengurangi sinar matahari yang mencapai permukaan bumi.

Gas SO2 cenderung berkumpul di daerah rendah seperti lembah atau cekungan di sekitar gunung berapi. Langkah mitigasi meliputi menghindari area yang terdampak, mengikuti instruksi otoritas vulkanik, dan waspada terhadap peringatan aktivitas vulkanik. Dengan mitigasi yang tepat, risiko kesehatan akibat paparan SO2 dapat diminimalisir secara signifikan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait