Mengenal Lebih Dalam Istilah Ultra-Processed Food: Menentukan Kualitas Pangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Istilah ultra-processed food (UPF) semakin relevan di tengah perhatian publik terhadap kesehatan makanan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan merilis pedoman konsumsi UPF pada 2025. Sistem klasifikasi NOVA membagi pangan menjadi empat kelompok berdasarkan tingkat pengolahan: tidak diproses, bahan kuliner olahan, pangan olahan, dan pangan ultra-proses. Klasifikasi ini didasarkan pada tujuan dan intensitas pengolahan, namun tidak ada batasan jelas untuk menentukan kapan suatu pangan termasuk UPF. Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam BMJ pada 2024 menunjukkan korelasi antara konsumsi tinggi UPF dengan risiko obesitas, diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular, gangguan mental, dan mortalitas. Namun, konsumsi tinggi UPF tidak secara langsung menyebabkan masalah kesehatan tersebut karena faktor lain seperti kandungan gizi, formulasi, frekuensi konsumsi, dan pola makan keseluruhan juga berperan penting.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 09.25
Sering Dengar Istilah UPF? Kenali Lebih Dekat Sebelum Menilainya
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 12.53
BGN Buka Lagi SPPG Gowa usai Hasil Lab MBG Dinyatakan Aman
Berita terkait
5 Makanan yang Ampuh Meningkatkan Jumlah Sel Darah Merah
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 05.50
Kepala Dapur SPPG di Surabaya Ditangkap Polisi, Gelapkan Sisa Minyak Goreng
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 19.07
BGN Bantah Minta Guru Endus Makanan MBG Sebelum Dibagikan
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 14.28
4 Makanan Tinggi Kandungan Vitamin A yang Baik untuk Tubuh
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 07.32