Mengkritik Pimpinan AMPB, Ketua PIC: Rakyat Dibiarkan Menghadapi Barikade Aparat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemuda Indonesia Center (PIC) mengkritik pimpinan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) atas penanganan aksi demonstrasi di Gedung DPR RI pada Kamis (27/8/2026). Ketua Umum PIC Ahmad Rinaldi mempertanyakan komitmen pimpinan AMSB, yang dikenal dengan sapaan "Botok", setelah tidak lagi membersamai massa saat aksi memanas dan rakyat dihadapkan pada barikade aparat seorang diri. Rinaldi menyatakan kritiknya bukan hanya soal kehadiran di lokasi aksi, tetapi juga menyangkut integritas dan tanggung jawab moral sebuah gerakan. PIC menegaskan bahwa rakyat bukan alat tukar untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, dan mengecam praktik yang memanfaatkan kemaslahatan masyarakat untuk kepentingan sempit.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 19.20
Jika Aparat Bobrok, UU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Politik
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 15.24
Massa AMPB Tinggalkan Gedung DPR Usai Sampaikan Aspirasi
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 14.16
AMPB Bubarkan Diri usai Bertemu Pimpinan DPR
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 13.23
AMPB Tetapkan 15 Desember sebagai Tenggat, Siap Kembali Demo Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan
Berita terkait
Dede Budhyarto: Demo 27 Agustus Hanya Dua Tuntutan, Jangan Disusupi!
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 09.20
Polisi Tawarkan Angkut Logistik, Massa AMPB Tetap Ngotot Bertahan di Depan DPR
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 06.53
Tepis Kabar Botok Pati Dijemput Paksa Polisi, AMPB: Sebenarnya Ingin Antar Surat Pemberitahuan
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 17.34
Dari Pati ke Senayan, AMPB Bawa Tuntutan Hukuman Mati Koruptor
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 14.23