Menilik Urgensi Percepatan Program Peremajaan Sawit Rakyat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Percepatan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dianggap penting untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan industri kelapa sawit nasional. Menurut Prof Budi Mulyanto dari Pusat Studi Sawit IPB University, sebagian besar perkebunan sawit rakyat telah memasuki usia tua (25 tahun ke atas) sehingga produktivitasnya menurun. Kondisi ini berdampak pada ketersediaan bahan baku bagi industri sawit, yang pada gilirannya memengaruhi keberhasilan program hilirisasi.
Prof Budi menekankan bahwa hampir 50 persen sawit di Indonesia dikelola oleh petani rakyat, dan sebagian besar tanaman sudah tua. Tanpa peremajaan, produksi akan terus menurun sehingga program hilirisasi tidak dapat berjalan optimal. Pengembangan industri hilir perlu sejalan dengan penguatan sektor hulu.
Untuk mempercepat PSR, Prof Budi menyarankan penggunaan pendekatan afirmatif melalui kebijakan yang memberikan perlakuan khusul atau kemudahan bagi petani rakyat, terutama terkait kendala administratif dan legalitas lahan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 14.49
Mendorong Percepatan Program Peremajaan Sawit Rakyat
Berita terkait
Terkuak, Segini Modal Bangun Pabrik Mini Sawit Berkapasitas 10 Ton TBS per Jam
Liputan6.com · 21 September 2026 pukul 15.14
Konsultan Lokal Didorong Dapat Prioritas dalam Proyek APBD
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 20.06
BPDP Percepat Program Perkebunan Rakyat dari Hulu hingga Hilir
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 14.00
BPDP Salurkan Rp 12,86 Triliun untuk Peremajaan Sawit Rakyat
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 21.30