Iran sebut sanksi ekonomi baru AS pasti gagal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan sanksi ekonomi terbaru Amerika Serikat terhadap Iran pasti gagal. Ia menyatakan bahwa empat belas tahun lalu sanksi paling melumpuhkan dalam sejarah gagal, dan delapan tahun lalu tekanan maksimum juga gagal. Araghchi menyebut ancaman 'operasi ekonomi paling menghancurkan' yang pernah ada oleh Trump akan mengalami kegagalan serupa seperti upaya sebelumnya. Ia mengunggah gambar mantan presiden AS Barack Obama yang menyatakan bahwa sanksi 2012 disebut sebagai 'sanksi paling melumpuhkan dalam sejarah'. Trump mengumumkan kampanye tekanan maksimum disebut 'Perang Ekonomi dan Isolasi' untuk memutus seluruh saluran keuangan yang mendukung pemerintah Iran, dan memperingatkan negara atau entitas yang memberi bantuan ekonomi kepada Iran akan menghadapi konsekuensi berat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 09.46
AS Ingin Iran Runtuh seperti Venezuela, tapi Justru Jadi Kekuatan yang Memukau Dunia
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 07.55
Menlu Iran Balas Ancaman Ekonomi Trump: Kebijakan Gagal, AS Akan Kalah
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 19.50
Trump: Negara yang Bantu Iran Bakal Hadapi Konsekuensi Ekonomi Berat
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.00
Trump Kembali Ancam Negara yang Bantu Iran, Konsekuensi Ekonomi Menanti
Berita terkait
Minyak Iran Bakal Habis dalam 2 Minggu, Menkeu AS: Mereka Tak Punya Apa-apa Lagi
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 07.33
AS Kembali Serang Iran, Trump Klaim Hampir Sepenuhnya Kuasai Selat Hormuz
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 09.03
Merembet ke Tiongkok, Trump Ancam Bank China yang Kerja Sama dengan Iran
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 23.13
Di Tengah Perang dengan AS, Presiden Iran Ajak Negara Muslim Bersatu
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 21.10