Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Menlu Iran Balas Ancaman Ekonomi Trump: Kebijakan Gagal, AS Akan Kalah

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi membalas ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap perekonomian Iran. Melalui unggahan di media sosial X pada Kamis 20 Agustus, Araghchi menilai ancaman yang disebut D-Day Ekonomi itu sebagai kebijakan gagal. Menurutnya, ancaman tersebut hanyalah pengalihan isu dari krisis yang dihadapi Amerika sendiri, yaitu utang yang belum pernah terjadi sebelumnya dan lonjakan biaya bunga.

Araghchi menegaskan tekanan ekonomi terhadap Iran tidak akan membuat Teheran menyerah. Kebijakan itu justru berpotensi meningkatkan kebencian masyarakat Iran terhadap Amerika Serikat. Ia menyatakan memaksakan kebijakan gagal hanya akan mendatangkan kekalahan lebih lanjut serta kebencian dari rakyat Iran. Araghchi juga menilai terorisme ekonomi AS mengancam ekonomi global dan kedaulatan di seluruh dunia.

Pernyataan Araghchi muncul setelah Trump mengumumkan operasi ekonomi besar-besaran terhadap Iran pada 19 Agustus. Trump menyebutnya Perang Ekonomi dan Isolasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Trump mengancam negara yang membantu Iran, termasuk lembaga keuangan, bisnis, bandara, atau entitas pemerintah, akan menghadapi konsekuensi ekonomi sangat besar. Ketegangan meningkat setelah tenggat negosiasi 17 Agustus berakhir tanpa kesepakatan. Kedua pihak masih bersikeras dengan tuntutan masing-masing.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait