Menlu Iran Balas Ancaman Ekonomi Trump: Kebijakan Gagal, AS Akan Kalah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi membalas ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap perekonomian Iran. Melalui unggahan di media sosial X pada Kamis 20 Agustus, Araghchi menilai ancaman yang disebut D-Day Ekonomi itu sebagai kebijakan gagal. Menurutnya, ancaman tersebut hanyalah pengalihan isu dari krisis yang dihadapi Amerika sendiri, yaitu utang yang belum pernah terjadi sebelumnya dan lonjakan biaya bunga.
Araghchi menegaskan tekanan ekonomi terhadap Iran tidak akan membuat Teheran menyerah. Kebijakan itu justru berpotensi meningkatkan kebencian masyarakat Iran terhadap Amerika Serikat. Ia menyatakan memaksakan kebijakan gagal hanya akan mendatangkan kekalahan lebih lanjut serta kebencian dari rakyat Iran. Araghchi juga menilai terorisme ekonomi AS mengancam ekonomi global dan kedaulatan di seluruh dunia.
Pernyataan Araghchi muncul setelah Trump mengumumkan operasi ekonomi besar-besaran terhadap Iran pada 19 Agustus. Trump menyebutnya Perang Ekonomi dan Isolasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Trump mengancam negara yang membantu Iran, termasuk lembaga keuangan, bisnis, bandara, atau entitas pemerintah, akan menghadapi konsekuensi ekonomi sangat besar. Ketegangan meningkat setelah tenggat negosiasi 17 Agustus berakhir tanpa kesepakatan. Kedua pihak masih bersikeras dengan tuntutan masing-masing.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 22 Agustus 2026 pukul 12.26
Iran sebut sanksi ekonomi baru AS pasti gagal
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 19.50
Trump: Negara yang Bantu Iran Bakal Hadapi Konsekuensi Ekonomi Berat
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.00
Trump Kembali Ancam Negara yang Bantu Iran, Konsekuensi Ekonomi Menanti
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 14.45
Donald Trump Umumkan Operasi Ekonomi Paling Menghancurkan untuk Mengisolasi Iran
Berita terkait
Merembet ke Tiongkok, Trump Ancam Bank China yang Kerja Sama dengan Iran
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 23.13
Tingkatkan Tekanan, AS Deklarasikan 'Economic D-Day' terhadap Iran
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 12.45
Trump Umumkan Perang Ekonomi Terbesar terhadap Iran, Negara Mitra Dagang Diancam Sanksi
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 13.31
Trump Bikin Iran Makin Panas, Harga Minyak Tembus US$ 103 per Barel
Detik.com · 30 September 2026 pukul 11.39