AS Ingin Iran Runtuh seperti Venezuela, tapi Justru Jadi Kekuatan yang Memukau Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa Iran sedang berada dalam perang skala penuh melawan Amerika Serikat (AS) di bidang ekonomi, militer, dan keamanan. Dalam pidatonya yang disiarkan televisi pada hari Minggu, Pezeshkian menuduh Washington ingin menjatuhkan Iran seperti Venezuela, tetapi upaya tersebut tidak berhasil. Ia mengakui rasa malu pemerintah atas berbagai masalah ekonomi yang masih dihadapi rakyat, namun berjanji akan terus berusaha memperbaiki kesejahteraan warga meski menghadapi sanksi yang dianggapnya menghancurkan. Pezeshkian juga menyebut presiden AS Donald Trump dengan mudah mengancam dengan sanksi-sanksi paling keras, namun Iran tetap teguh melayani rakyatnya di tengah situasi yang ia sebut sebagai 'perang yang tidak seimbang'.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 22 Agustus 2026 pukul 12.26
Iran sebut sanksi ekonomi baru AS pasti gagal
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 06.45
Iran Tepis Ancaman Sanksi Baru AS Sebagai Keputusasaan
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 05.55
AS Meluncurkan "D-Day Ekonomi" Terbesar dalam Sejarah untuk Menghancurkan Iran
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 05.09
AS Ancam Sanksi Terberat Sepanjang Sejarah, Iran Beri Jawaban Menohok
Berita terkait
Mencekik Iran, AS Tercekik
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 05.00
Presiden Iran Bela Memorandum dengan AS, Sebut Jalan Terbaik Keluar dari Kebuntuan Perang
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 23.00
Iran Ancam Negara yang Bergabung dengan Aliansi Perang Ekonomi Pimpinan AS
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 19.05
Perang Ekonomi AS Memanas, Iran Ancam Negara yang Ikut Campur
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 17.41