Waka MPR Ibas Dorong Target dan Strategi Indonesia Menuju 100 GW
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyoroti bahwa target pembangunan kapasitas listrik nasional mencapai 100 GW bukan sekadar agenda teknis, melainkan strategi untuk mendorong investasi, memperkuat industri, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ibas menekankan bahwa listrik adalah fondasi utama pertumbuhan ekonomi, yang memungkinkan aktivitas seperti belajar anak, produksi UMKM, layanan rumah sakit, dan operasional industri. Dengan era industri 4.0 yang menuntut kebutuhan listrik yang besar dan andal, Indonesia perlu merancang strategi energi jangka panjang 20-30 tahun ke depan yang tidak hanya cukup pasokan listrik, tetapi juga menyediakan jenis energi yang menopang perekonomian secara berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.11
Menkeu Purbaya Evaluasi FTA untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 13.30
Airlangga Bongkar PR Besar Industri Indonesia Hadapi Perubahan Ekonomi Global
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 09.17
Baru Berlaku September, Insentif Motor Listrik Rp3 Juta Dinilai Kurang Efektif
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 08.10
Purbaya Ubah Strategi Hadapi Perdagangan Bebas, Kejar Ekonomi 6%
Berita terkait
Purbaya Mau Evaluasi Efek Kerja Sama Perdagangan Bebas ke Industri RI
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.54
Purbaya Minta Dampak FTA Dianalisis, Petakan Sektor Lemah dan Industri Berprospek
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 20.00
Purbaya Ungkap Insentif Motor Listrik Turun Jadi Rp3 Juta per Unit
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 19.44
Era Perdagangan Bebas, Purbaya Ungkap PR Besar Pemerintah
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 18.55