Menperin Target TKDN Mobil Listrik RI Naik Jadi 80% di 2030, Caranya?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia menetapkan target peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) kendaraan listrik hingga 80% pada 2030. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan roadmap TKDN meliputi 40% pada 2025, 60% pada 2027-2029, dan 80% pada 2030. Kebijikan ini disampaikan dalam peresmian fasilitas produksi BYD di Subang, Jawa Barat. Tujuannya agar investasi kendaraan listrik tidak hanya terbatas pada perakitan, tetapi juga menciptakan industri komponen dan rantai pasok lokal yang kuat.
Pemerintah ingin memastikan investasi kendaraan listrik memberikan dampak signifikan bagi ekonomi nasional melalui penguatan industri domestik. Ekosistem kendaraan listrik yang ingin dikembangkan mencakup pengolahan bahan baku, produksi baterai dan battery pack, manufaktur kendaraan, industri komponen, hingga daur ulang baterai. Indonesia juga berpotensi menjadi pusat ekspor kendaraan listrik ke pasar regional.
Untuk mendorong peningkatan TKDN, pemerintah sedang merancang skema insentif yang memberi prioritas pada produk dengan TKDN tinggi. Kementerian Perindustrian akan mengkoordinasikan dengan Kementerian Keuangan untuk menyusun kebijakan ini. Produsen yang menggunakan lebih banyak komponen lokal diharapkan mendapat dukungan pemerintah yang lebih besar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 3 September 2026 pukul 17.08
Pemerintah Kaji Insentif Kendaraan Listrik Berbasis TKDN untuk Perkuat Industri Lokal
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 16.10
Kalahkan Thailand, Industri Manufaktur RI Tembus Peringkat 12 Dunia
ANTARA News · 3 September 2026 pukul 12.41
Pemerintah kaji insentif kendaraan listrik berbasis TKDN
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 10.09
Membanggakan, Hanger Buatan Indonesia Siap Menghiasi Rantai Pasok Global
Berita terkait
Kejar TKDN 60% di 2027, BYD Andalkan Pabrik Subang dan Pemasok Lokal
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 17.15
Kata-Kata Menperin Saat Meresmikan Pabrik BYD Rp11,7 T di Subang
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 11.37
Agus Gumiwang Ungkap 'PR Besar' Industri RI, Utilisasi Baru 64,8%
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 19.34
Maersk Logistics Indonesia Jadi Pusat Logistik Berikat, Ini Harapan Bea Cukai
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 16.59