Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Mentan Amran Tegaskan Beras Fortifikasi Palsu tak Boleh Lagi Beredar

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah akan menindak tegas pelaku yang terbukti menjual beras fortifikasi palsu, termasuk dengan pencabutan izin dan larangan memasarkan beras di Indonesia. Langkah ini disampaikan usai rapat kerja dengan anggota Komisi IV DPR RI dan merupakan bagian dari penguatan pengawasan tata niaga beras untuk memastikan masyarakat mendapatkan pangan yang aman. Amran memerintahkan Sestama Deputi yang baru dilantik untuk membuka operasi dan menindak pelanggar yang ditemukan.

Anggota Komisi IV DPR RI Endang S. Thohari mendukung langkah ini dan menekankan perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap produk beras fortifikasi karena ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan asupan gizi tambahan. Hasil analisis menunjukkan beberapa perusahaan diduga memalsukan kualitas beras fortifikasi, yang sangat disayangkan karena masyarakat mengharapkan produk ini mengandung vitamin, antioksidan, dan nutrisi untuk ibu hamil serta anak stunting.

Selain pengawasan terhadap beras fortifikasi, pemerintah juga memantau distribusi dan harga beras premium. Amran memastikan ketersediaan beras premium di pasaran tetap aman dan meminta Perum Bulog mengoptimalkan penyaluran ke toko retail dan jaringan modern karena stok yang tersedia masih melimpah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait