Jakarta · Sabtu, 29 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mentan: Usai Tinjau SGC Mudah-Mudahan Indonesia Tidak Impor Gula Lagi.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan optimisme bahwa produksi gula nasional dapat mencapai 3 juta ton pada tahun 2026, sehingga mengurangi ketergantungan impor gula putih. Pernyataannya disampaikan usai meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC) di Tulangbawang, Lampung. Menurutnya, langkah kunci untuk mencapai target ini adalah optimalisasi lahan tebu rakyat yang belum layak panen, yang saat ini mencapai 86 persen dari total lahan. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,7 triliun untuk membongkar dan memperbaiki lahan-lahan tersebut. Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan Kementerang Pertanian untuk memprioritaskan upaya ini. Dengan perbaikan lahan yang dilakukan, diharapkan kebutuhan gula putih nasional dapat terpenuhi secara internal.

Direktur Jenderal Perkebunan Kementerang, Heru Tri Widarto, menambahkan bahwa target lahan perkebunan tebu di Lampung ditetapkan sebesar 97.970 hektare. Dari lahan tersebut, diproyeksikan produksi gula mencapai 480.053 ton. Pada tahun 2026, produksi gula di Lampung ditargetkan mencapai 250.000 ton. Untuk mendukung target nasional, pemerintah juga mendukung perluasan lahan tebu baru, termasuk 30.000 hektare yang baru dibuka oleh SGC. Target produktivitas pabrik gula nasional ditetapkan pada 100 ton per hektare.

Dengan kombinasi optimalisasi lahan yang ada dan ekspansi lahan baru, pemerintah berupaya memastikan produksi gula nasional mampu memenuhi kebutuhan domestik. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi impor gula putih dan meningkatkan kemandirian pangan Indonesia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait