Menteri HAM ingatkan aparat dan OPM patuhi hukum humaniter
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengingatkan aparat keamanan dan kelompok bersenjata di Papua agar mematuhi hukum perang dan hukum humaniter internasional, khususnya tidak melibatkan atau menargetkan warga sipil dalam operasi militer. Pigai menekankan bahwa pelibatan warga sipil dalam operasi militer melanggar Konvensi Jenewa, dan menyebutkan bahwa hal ini tidak bisa dikaitkan dengan tantangan rekrutmen personel lokal akibat homogenitas ras di Papua. Kementerian HAM juga memperingatkan TPN-OPM agar tidak menjadikan warga sipil sebagai target pembunuhan dengan dalih dugaan spionase, serta meminta bukti konkret sebelum mengambil tindakan. Pigai menegaskan bahwa penyelesaian konflik harus dilakukan secara holistik dan tidak reaktif, dengan pendekatan kebijakan afirmatif untuk mewujudkan perdamaian di Papua.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 19.11
Tangis Histeris Istri Aris Sanda Saat Dievakuasi TNI dari Mbua ke Wamena
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 19.57
TNI Kejar Pelaku Penembakan Sopir Asal Toraja di Wamena
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 15.45
Kekerasan Bersenjata terus Terjadi, Perlindungan Sipil di Jayawijaya harus Diperkuat
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 14.41
Detik-Detik Sopir Travel Ditembak di Wamena, Pelaku Diduga OPM
Berita terkait
Pansus Papua DPD Gandeng Komnas HAM, Kawal Konflik-Pengungsi Internal
kumparan · 3 September 2026 pukul 15.32
Menteri Pigai Dorong Advokasi bagi Warga di Wilayah Konflik Papua
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 16.19
OPM Serang Pekerja Proyek Jalan di Tolikara Papua, 4 Orang Tewas
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 09.06
2 Anggota OPM Tewas dalam Baku Tembak dengan Prajurit TNI di Yahukimo
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 21.29