Israel Siapkan Penjara Khusus Terpidana Mati yang Dilengkapi Ruang Eksekusi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Palestinian Prisoner Society, Abdullah al-Zaghari, menyerukan tindakan internasional efektif setelah laporan Israel siapkan penjara khusus bagi tahanan Palestina divonis mati, lengkap dengan ruang eksekusi. Israel menahan 9.400 tahanan Palestina, termasuk 94 perempuan, lebih dari 350 anak, 3.244 tahanan administratif, dan 1.320 "kombatan ilegal". Zaghari menyebut ini sebagai pelaksanaan sistem pendudukan yang mengubah hukum menjadi eksekusi, menggambarkan langkah tersebut sebagai kejahatan kemanusiaan dan upaya menjadikan tahanan sebagai alat tawar-menawar. Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir membenarkan penyediaan fasilitas eksekusi sebagai bentuk keadilan bagi teroris yang divonis bersalah. Komunitas internasional dinanti bertanggung jawab atas keheningan yang membiarkan praktik represif berlanjut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 06.06
Kecaman ke Menteri Garis Keras Israel yang Mau Bunuh Warga Gaza Tiap Malam
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 20.10
Dunia Kecam Rencana Israel Bangun Permukiman Ilegal E1 di Tepi Barat
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 17.50
Eropa-Kanada Ngamuk ke Israel, Marah Besar Lihat Ini
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 11.32
Kenapa Militer Israel Makin Bercokol di Suriah?
Berita terkait
Menteri Keamanan Nasional Israel Puas dengan Kondisi Keras Bagi Tahanan Palestina
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 09.00
PBB Buka-Bukaan 214 Perusahaan yang Terlibat Bisnis Pemukiman Ilegal Israel, Ini Daftarnya
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 07.32
92 Tahanan Palestina Dilaporkan Tewas Sejak 1967
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 21.04
Jurnalis Palestina-Amerika Naqaa Hamed Ditahan Pasukan Israel di Bethlehem
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 19.28