Menteri PPPA Turun Tangan Usai Siswi SD Pemalang Tewas Diduga Dibully
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570024/original/021831800_1777476486-dd45f2a2-220f-45fb-8923-ab0c5a0faf67.jpg)
Menteri PPPA Arifah Fauzi turun tangan usai siswa SD di Pemalang, Jawa Tengah meninggal diduga korban bullying. Kasus masih dalam penyelidikan oleh Satreskrim Polres Pemalang yang telah melakukan autopsi, mengecek TKP, serta memeriksa pelapor dan saksi termasuk anak. Kementerian PPPA menekankan perlindungan anak saksi dan meminta masyarakat tidak menyebarluaskan identitas anak karena foto dan data tersebut sudah beredar di media sosial. UPTD PPA Kabupaten Pemalang memberikan pendampingan pada korban dan saksi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 14.59
Satu Keluarga di Lampung Tewas di Dalam Rumah, Semua Alami Luka Tusuk
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 06.46
Heboh Data Menteri Diumbar di Medsos, Komdigi Bilang Kebocoran Lama
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 06.00
Tega Ayah di Cakung Aniaya Bayinya hingga Tewas Gara-gara Cemburu
Berita terkait
Cerita Ibu Anaknya Meninggal Diduga Di-bully: Perut Memar, Ditendang Sepatu
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 17.44
Aturan RI Benar, Derita Anak Usia di Bawah 12 Tahun Tampak Jelas
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 19.40
Meutya Desak Meta Percepat Pemblokiran Akun Anak di Bawah 16 Tahun
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 13.30
ICM Nonaktifkan Guru SD Buntut Adanya Laporan Dugaan Pelecehan Seksual
kumparan · 24 September 2026 pukul 19.12