Menyambut Nakhoda Baru BI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengajukan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI) dan Aida S Budiman sebagai calon Deputi Senior Gubernur ke DPR. Keduanya memiliki jejak panjang di sektor keuangan dan BI, sehingga penunjukan ini dinilai sebagai pilihan teknokrati yang menghormati independensi BI. Transisi kepemimpinan berjalan lancar saat Perry Warjiyo mundur, dengan Destry memimpin interim dan pasar tetap stabil.
BI memiliki mandat mengendalikan nilai tukar rupiah dan inflasi, serta tugas baru mendorong pertumbuhan ekonomi dan UMKM. Namun artikel menegaskan perlunya "core kebijakan" yang merangkai arah fiskal dan moneter. Perbandingan dengan Tiongkok (melemahkan Yuan untuk ekspor) dan AS (memperkuat USD melawan inflasi) menunjukkan Indonesia belum memiliki narasi jelas: apakah melemahkan rupiah untuk ekspor, memperkuat rupiah untuk menekan inflasi impor pangan/energi, atau opsi lain.
Koordinasi antara Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan calon Gubernur Destry — yang memiliki relasi lama — dinilai kunci untuk merumuskan kebijakan terintegrasi dan memberi kepastian arah ke pasar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 18.30
Citibank Ungkap Tantangan Berat BI Jaga Stabilitas Ekonomi Indonesia
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 19.09
Said Abdullah: Duet Destry-Aida di BI Jamin Kepastian Pasar Keuangan
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 17.45
Ekonom sebut pengambilan kebijakan jadi ujian independensi BI
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.45
Isu Bank Indonesia Masuk Pemerintah, Bakom Ungkap Fakta Sebenarnya
Berita terkait
Media Asing Sorot Calon Bos BI Destry Damayanti, Sebut Ini
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 11.40
Alasan Bank Indonesia Tak Naikkan Bunga Acuan
Detik.com · 29 September 2026 pukul 06.30
Ditanya BI Rate Bakal Naik 3 Bulan Lagi, Destry: Kita Lihat Nanti
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 15.50
Rupiah Menguat ke Rp17.679, Pasar Cermati Arah Kebijakan BI di Era Destry
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 15.38