Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Iran Tegaskan Belum Mau Lanjut Negosiasi dengan AS, Gencatan Senjata 60 Hari Tak Ada

Pemerintah Iran menegaskan belum mengambil keputusan resmi untuk melanjutkan proses negosiasi dengan Amerika Serikat. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menepis spekulasi bahwa komunikasi Teheran dengan negara mediator seperti Qatar dan Pakistan merupakan sinyal dimulainya kembali perundingan bilateral. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada perpanjangan gencatan senjata 60 hari karena Washington dinilai telah melanggar kesepakatan Memorandum Islamabad, yang menyebabkan pertempuran kembali berkobar.

Araghchi menjelaskan bahwa klausul 60 hari dalam Memorandum Islamabad sebenarnya dialokasikan sebagai jangka waktu untuk bernegosiasi demi mengakhiri perang secara permanen, bukan sebagai durasi gencatan senjata sementara. Oleh karena itu, klaim mengenai perpanjangan masa jeda pertempuran tersebut dinyatakan tidak berdasar di tengah terhentinya pembicaraan diplomatik langsung antara kedua negara.

Di samping isu perundingan damai, Iran saat ini tengah menjalin komunikasi teknis dengan Oman terkait pembukaan rute pelayaran alternatif di Selat Hormuz yang melibatkan tim ahli dan pihak militer. Kendati rancangan rute navigasi baru tersebut sedang diselesaikan, Araghchi menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak akan dibuka secara otomatis sampai seluruh persyaratan yang diajukan kepada Amerika Serikat terpenuhi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait