Iran Tegaskan Belum Mau Lanjut Negosiasi dengan AS, Gencatan Senjata 60 Hari Tak Ada
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Iran menegaskan belum mengambil keputusan resmi untuk melanjutkan proses negosiasi dengan Amerika Serikat. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menepis spekulasi bahwa komunikasi Teheran dengan negara mediator seperti Qatar dan Pakistan merupakan sinyal dimulainya kembali perundingan bilateral. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada perpanjangan gencatan senjata 60 hari karena Washington dinilai telah melanggar kesepakatan Memorandum Islamabad, yang menyebabkan pertempuran kembali berkobar.
Araghchi menjelaskan bahwa klausul 60 hari dalam Memorandum Islamabad sebenarnya dialokasikan sebagai jangka waktu untuk bernegosiasi demi mengakhiri perang secara permanen, bukan sebagai durasi gencatan senjata sementara. Oleh karena itu, klaim mengenai perpanjangan masa jeda pertempuran tersebut dinyatakan tidak berdasar di tengah terhentinya pembicaraan diplomatik langsung antara kedua negara.
Di samping isu perundingan damai, Iran saat ini tengah menjalin komunikasi teknis dengan Oman terkait pembukaan rute pelayaran alternatif di Selat Hormuz yang melibatkan tim ahli dan pihak militer. Kendati rancangan rute navigasi baru tersebut sedang diselesaikan, Araghchi menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak akan dibuka secara otomatis sampai seluruh persyaratan yang diajukan kepada Amerika Serikat terpenuhi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 07.53
Gertak Balik AS, Iran Minta Trump Berhenti Berkhayal Kuasai Selat Hormuz
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 17.02
Iran Tegaskan Belum Putuskan Lanjut Berunding dengan AS
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.04
Iran Pastikan Amerika tak Berhak Lintasi Selat Hormuz
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.47
Iran Janjikan Rp500 Juta bagi Warga yang Tangkap Tentara AS
Berita terkait
Iran Klaim Temukan Kelemahan Militer AS: 'Lebih Lemah dari yang Kami Bayangkan'
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 15.06
Masih Buka Pintu Dialog untuk Iran, Donald Trump: Saya Tak Ingin Membunuh Orang
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.51
Iran Punya Senjata Lebih Kuat dari Nuklir, AS Dibuat "Mati Kutu"
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 20.20
Tepis Klaim Donald Trump, Iran Tegaskan tak Berunding dengan AS Soal Selat Hormuz
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 17.55