Militer Saudi Bersiap Menghadapi Serangan Iran dan Antek-anteknya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Arab Saudi memperoleh informasi intelijen yang mengindikasikan persiapan serangan oleh kelompok-kelompok bersenjata asing, menurut laporan Al Arabiya yang mengutip sumber senior di Riyadh pada Kamis (6/8). Sasaran potensial meliputi fasilitas sipil dan infrastruktur energi, seperti bandara, pelabuhan, serta instalasi vital lainnya. Pelaku diduga berasal dari gerakan Ansar Allah (Houthi) di Yaman, sejumlah kelompok bersenjata di Irak, serta Korps Garda Revolusi Iran (IRGC).
Ketegangan ini terjadi meskipun Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada akhir Juli menyatakan kesiapan membantu Arab Saudi menyelesaikan konflik dengan Houthi. Kelompok Houthi baru-baru ini mengumumkan larangan pelayaran bagi kapal-kapal terkait Arab Saudi di Laut Merah, dengan alasan adanya blokade Saudi di wilayah mereka. Houthi juga mengklaim telah melancarkan serangan terhadap kapal, fasilitas energi, dan bandar udara milik Saudi.
Sebagai tanggapan, koalisi pimpinan Arab Saudi kembali melancarkan serangan udara terbatas ke sejumlah sasaran militer utama Houthi di Yaman. Eskalasi terbaru ini memperparah ketidakstabilan regional yang telah berlangsung lama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 13.30
Perang Saudara Arab Membara Lagi, Pemerintah Diserang-30 Tewas
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 01.10
Mampukah Aliansi Arab Saudi - Turki - Pakistan Mampu Kalahkan Iran dan Israel? Ini Analisisnya
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 23.42
Iran Serang Kapal Tanker UEA di Selat Hormuz, Arab Saudi Meradang
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 16.17
Iran Tuding Arab Saudi Terlalu Bergantung dengan Kekuatan Asing
Berita terkait
Awas Perang Arab! Houthi Rudal Kilang Minyak Saudi, Picu Kebakaran
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 05.30
Kuasai Laut Merah, Houthi Bantah Akan Terapkan Biaya bagi Kapal yang Melintas
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 19.20
Serangan Houthi dan PMF ke Arab Saudi Jadi Kesalahan Besar Iran
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 16.26
Siaga Perang Arab Makin Menggila, Yaman Gabung ke Saudi Hajar Houthi
CNBC Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 16.40