Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mobil Laku, Listrik Naik, Purbaya Sebut Ekonomi RI Tetap Ngebut

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut indikator ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah ketidakpastian pasar global. Hal ini disampaikannya di GIIAS 2026, Selasa (4/8/2026). Buktinya antara lain penjualan kendaraan bermotor yang terus tumbuh dan mencerminkan daya beli masyarakat terjaga. Selain itu, penjualan BBM untuk transportasi dan industri konsisten ekspansif, serta konsumsi listrik rumah tangga dan industri juga meningkat. Purbaya mengatakan ia memantau indikator ekonomi bulanan dengan hati-hati dan siap memberikan kebijakan jika ada kelemahan.

Penjualan mobil sempat tumbuh 52% pada Maret 2026, lalu turun pada April dan Mei, kemudian sedikit naik pada Juni. Purbaya mengaku khawatir dengan perlambatan tersebut, sehingga ia memeriksa likuiditas perbankan. Menurutnya, penempatan uang pemerintah sebesar Rp200 triliun pada akhir September 2025 telah bekerja cukup baik. Namun perbankan sempat mengalami ancaman likuiditas, sehingga ia memenuhi keinginan perbankan dengan menempatkan lebih banyak uang pemerintah.

Purbaya memutuskan menyimpan kembali saldo anggaran lebih (SAL) pemerintah di bank Himbara. Total penempatan dana SAL kini mencapai sekitar Rp400 triliun. Jumlah itu meningkat bertahap dari Rp170 triliun menjadi Rp200 triliun, lalu ditambah masing-masing Rp100 triliun. Dengan likuiditas tambahan ini, ia berharap permintaan mobil dan motor kembali pulih.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait