MPR Luncurkan Buku Amendemen UUD 1945: Bukan Sekadar Sejarah, tapi Pemikiran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

MPR meluncurkan dua buku yang merekam perjalanan kelembagaan dan proses amendemen UUD 1945. Buku pertama berjudul 'Sejarah MPR dalam Mengawal Kedaulatan Rakyat' menggambarkan peran MPR dalam menjaga kedaulatan rakyat. Buku kedua berjudul 'Risalah Tematik Perubahan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945' memuat kembali memori perubahan konstitusi yang terjadi pada 1999, 2000, 2001, dan 2002.
Ketua MPR Ahmad Muzani menyatakan kedua buku ini tidak sekadar dokumentasi sejarah, tetapi juga merekam proses pergulatan pemikiran dan cita-cita di balik perubahan konstitusi. Menurutnya, empat kali amandemen UUD 1945 penting untuk dikaji agar generasi mendatang memahami bukan hanya hasil akhir, tetapi juga gagasan yang melatarbelakanginya.
Muzani menegaskan buku ini penting bagi penyelenggara pemerintah agar memahami UUD 1945 secara utuh, termasuk perdebatan yang terjadi saat amendemen. MPR juga berencana memperluas materi buku pada penerbitan berikutnya dengan menambahkan perdebatan BPUPKI, PPKI, dan Konstituante.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 27 September 2026 pukul 13.45
Muzani Ungkap Alasan MPR Tak Gegabah Amendemen UUD 1945
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 13.01
MPR Tak Mau Gegabah Amendemen UUD 1945, Muzani: Konsekuensinya Luar Biasa
Berita terkait
Hari Konstitusi, Plt Sekjen MPR Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter Generasi Bangsa
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 09.55
Wachid Nugroho Sebut Sidang Tahunan MPR Perkuat Akuntabilitas Lembaga Negara ke Rakyat
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 11.23
MPR Tegaskan Sidang Tahunan Jadi Bentuk Akuntabilitas Lembaga kepada Rakyat
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 19.02
MPR Ungkap Poin-poin Penting PPHN, Opsi Amendemen UUD 1945 Menguat
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 16.58