Rektor Paramadina: Jalur Mandiri Penerimaan Maba Rawan Diselewengkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rektor Universitas Paramadina Didik J Rachbini menyatakan bahwa jalur mandiri penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN) rawan untuk diselewengkan dan dimanipulasi. Hal ini disampaikan sebagai respons atas kasus hukum yang melibatkan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq, dan beberapa pihak terkait. Didik menilai kasus tersebut sebagai puncak gunung es dari kesemrawatan sistem penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri, yang dilakukan secara berbeda-beda di setiap PTN. Menurutnya, praktik ini dilatarbelakangi oleh anggaran pendidikan yang tidak mencukupi, sehingga PTN terpaksa mencari dana tambahan dari masyarakat melalui penerimaan mahasiswa baru. Dia menyoroti bahwa jalur mandiri dapat menerima hingga 20-23 ribu mahasiswa baru per PTN setahun, dengan total dana yang beredar mencapai triliunan rupiah. Dengan jumlah besar ini, peluang penyelewenggan menjadi sangat besar jika tidak dikelola dengan baik.
Didik menegaskan bahwa PTN sebagai lembaga pemerintah harus kembali ke peran dan fungsinya, termasuk menggunakan jalur pemerintah sesuai yang diatur dalam UUD 1945, yang menyediakan 20 persen anggaran untuk pendidikan. Dia menilai kebebasan yang diberikan kepada PTN dalam mengelola jalur mandiri sudah berlebihan dan harus dilakukan perbaikan tata kelola. Sebagai solusi, ia mencadangkan agar jalur mandiri yang sudah ada dilakukan audit investigasi, terutama pada PTN yang menerima mahasiswa baru dalam jumlah besar. KPK telah menetapkan enam orang tersangka dalam kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi terkait penerimaan mahasiswa baru di Unsoed, termasuk Rektor dan Wakil Rektor serta tiga pihak swasta. Para tersangka ditahan selama 20 hari pertama mulai 21 Agustus hingga 9 September 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 06.35
Mukhlis Ramlan Desak KPK Investigasi Penerimaan Mahasiswa di Semua Kampus
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 14.01
ICW: OTT Rektor Unsoed Buktikan Lemahnya Tata Kelola Perguruan Tinggi
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 12.33
Terungkap Cara Rektor Unsoed 'Cuci' Uang Rp680 Juta Hasil Jualan Kursi Maba, Hampir Tak Ketahuan
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 10.54
Mahar Rp 1,1 Miliar Deal, Rektor Unsoed Beri Akses Loloskan Calon Maba
Berita terkait
KPK Bongkar Modus Rektor Unsoed Peras Ortu Mahasiswa
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 07.10
Rektor Unsoed Beli 3 Bidang Tanah Usai Terima Gratifikasi
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 07.00
Bukan Cuma Kedokteran, KPK Sebut Tersangka Korupsi Unsoed Jual Beli Kursi FPIK dan Hukum
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 06.40
Miris! KPK Ungkap Ortu Bayar Rp650 Juta untuk Masuk Kedokteran Unsoed, Anak Tetap Gagal
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 06.31